Mengenai Saya

Foto saya
Bandung, Indonesia
Follow me on twitter : @mordekhaiaruan and facebook : Mordekhai Aruan.

Rabu, 02 November 2011

Coba - coba Rendering

Terkadang saya agak tergelitik dengan sebuah opini yang menyatakan bahwa perbedaan antara civil engineer dengan architect adalah masalah estetika. Memang betul bahwa pada sebuah proyek (misalnya gedung), adalah seorang arsitek yang bertugas untuk memikirkan konsep bangunan dan desain, namun sesungguhnya seorang civil engineer yang baik harus juga memahami estetika dan memikirkan aspek tersebut dalam perencanaan struktur bangunan.
Ehm, sepertinya cukuplah "alibi" pembenarannya, hehehe...sebenarnya saya hanya mau sedikit share hasil coba - coba renderan saya di blog ini. Ingin mengkritik? Silakan, karena saya masih sangat pemula. :)

Renderan ini (kanan atas) saya buat pertama kali. Masih belum mengerti bahwa arah datangnya cahaya dan bayangan harus diperhatikan. Pokoknya yang penting bisa dulu, hehehe. Akhirnya ada cahaya aneh di atap, tadinya dimaksudkan sebagai sumber cahaya lampu. Namun setelah dipikir - pikir, kog pagi hari menyalakan lampu ya? :)
Nah, gambar yang bawah, adalah renderan kedua. Masih kurang detail juga, karena belum ada bayangan pada masing - masing objek. Oh ya, software yang digunakan adalah Sketch Up 8, Vray, dan Photoshop CS5. Masih banyak kekurangan, namun masih akan terus belajar. :)

Selasa, 20 September 2011

Tutorial GROUP 8.0

Halo sobat, sudah cukup lama saya tidak memposting di blog ini...Saya mohon maaf, itu dikarenakan kesibukan saya mengerjakan tugas akhir.
Nah, sekarang saya ingin membagikan sedikit ilmu yang saya punya dalam bentuk tutorial GROUP.
Bagi yang belum pernah mendengar, GROUP adalah perangkat lunak yang diluncurkan oleh Ensoft yang berfungsi untuk melakukan analisis perilaku grup tiang. Penggunaannya relatif mudah, karena hanya melakukan input parameter - parameter saja tanpa harus menggambar geometri seperti plaxis ataupun geo-slope.
 

 Output yang dihasilkan oleh perangkat lunak ini antara lain gaya aksial, shear dan momen yang terjadi pada tiang, kemudian juga defleksi dan elastic settlement yang terjadi pada grup tiang. Output momen secara grafis misalnya dapat dilihat pada gambar berikut :

 
Baiklah, saya rasa semuanya sudah tidak sabar lagi. Untuk mengunduh file tutorialnya, anda bisa langsung klik di sini.

Selasa, 26 Juli 2011

Foundation Engineering Handbook

Yap, seperti layaknya handbook - handbook yang lain, buku ini mencakup seluruh prosedur desain dan analisis pondasi dan struktur bawah lainnya. Namun masih mengacu pada IBC 2006 (update terbaru sudah mencapai IBC 2010).
Ini dia gambar sampulnya :
Jika mencari teori dasar (misalnya mengenai mekanika tanah) tentu tidak akan ada di buku ini. Ataupun jika ada, mungkin hanya sepintas/overview saja. Buku ini menjelaskan langkah - langkah yang harus diambil untuk mengerjakan suatu proyek pondasi. Untuk lebih lengkapnya, dibawah ini dberikan beberapa tautan pengunduhan :

http://ifile.it/ir6vdg0/Fndtn_Eng_Hbook_2006IBC.rar
http://www.fileserve.com/file/vREVp9W/Fndtn_Eng_Hbook_2006IBC.rar
http://www.filesonic.com/file/1379145594/Fndtn_Eng_Hbook_2006IBC.rar

silakan pilih salah satu saja dari ketiga tautan di atas.

Kamis, 21 Juli 2011

Perencanaan Bangunan Gedung Tahan Gempa dengan SAP 2000 (Response Spectra)

Ini adalah bagian ke dua dari tutorial SAP/ETABS untuk perencanaan gedung tahan gempa. Perbedaan yang signifikan dari metode response spectra ini adalah kita tidak perlu menghitung gaya geser pada tiap lantai secara manual. Kita cukup menginput percepatan gempa dan fungsi response spectra yang sesuai untuk lokasi proyek.
Percepatan gempa yang digunakan bisa mengacu pada peraturan SNI 03-1726-2002 atau RSNI Gempa 2010. Perbedaan mendasar dari kedua peraturan ini adalah mengenai periode ulang gempa rencana yang digunakan. Pada SNI 2002 digunakan gempa rencana dengan periode ulang 500 tahun, sedangkan pada RSNI 2010 digunakan gempa rencana dengan periode ulang 2500 tahun. Tentunya percepatan gempa untuk periode ulang 2500 tahun lebih besar daripada 500 tahun.
Biar kelihatan bedanya, di bawah ini adalah peta gempa SNI 2002 :

Yang ini Peta Gempa SNI 2010

Nah, agar lebih jelas, langsung saja download di sini.

Rabu, 20 Juli 2011

Perencanaan Bangunan Gedung Tahan Gempa dengan SAP 2000 (statik ekuivalen)

Berikut ini adalah tutorial pemodelan gedung tahan gempa dengan menggunakan SAP 2000. Dalam SAP 2000, pembebanan gempa dapat dilakukan dengan menggunakan metode response spectra ataupun analisis beban gempa statik ekuivalen.
Prinsip utama dalam analisis beban ekuivalen adalah gaya inersia. Ketika sebuah struktur dikenakan percepatan gempa, maka masing - masing lantai bangunan akan menerima gaya F = m.a. Dalam SAP, kita akan memperoleh berat struktur tiap lantai, kemudian besarnya gaya gempa horizontal akan dihitung berdasarkan berat/massa struktur ini.
Udah ah, biar lebih jelas, langsung saja unduh di sini.
Ini screenshot-nya :


Semoga membantu.
Good luck :)